Ming. Jul 28th, 2019

SATPOL – PP Provinsi Lampung

serving with the heart, creating comfort for the community

Acara Penganugerahan CSR Award 2017

3 min read

kegiatan Gubernur Lampung Dalam acara penganugerahan CSR Award 2017, sekaligus acara Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)

ke XIX bertempat di Swissbell Hotel Bandar Lampung

Hadir dalam acara:

-Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution. 

-Anggota Pertimbangan Presiden, Sri Adiningsih.

-Ratusan sarjana ekonomi anggota ISEI dari seluruh provinsi.

-Bupati/Wakil bupati serta walikota/Wakil walikota Seprovinsi lampung atau yang mewakili.

-Jajaran Forkopimda atau yang mewakili. 

-Para pengusaha seprovinsi lampung.

-Para pejabat di lingkungan Pemerinta Provinsi Lampung.

-Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution 

 Rangkaian acara:

1.Menyanyikan lagu Indonesia raya

2.Doa

3.Laporan ketua panitia sekaligis ketua PP-ISEI Lampung Ayi Ahadiyat:

-Selamat kepada bapak ibu yang papernya terpilih. 

-Akan di laksanakan penganugrahan CSR. 

-Di bawah kepemimpinan bapak Gubernur pembangunan dapat berjalan melaui CSR. 

-Pengurus ISEI mengucapkan terima kasih karena di percaya menjadi panitia sidang pleno ISEI. 

4.Tari mulei pengipas

5.Sambutan Ketua ISEI Muliaman D Hadad:

-Pemerintah memerlukan terobosan untuk memperbaiki kesenjangan. Persoalan kesenjangan itu secara umum yakni karena perbedaan tingkat pendapatan perorangan dan tingkat pendapatan antar daerah.

-Indonesia menikmati pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dibandingkan sejumlah negara lainnya. Selain itu, berbagai kemajuan di bidang ekonomi pun telah dirasakan dan terus terjadi di Indonesia. Akan tetapi, masalah ketimpangan sosial dan ekonomi masih sulit diatasi.

-Laporan Bank Dunia masalah kesenjangan ekonomi di Indonesia meningkat secara signifikan. Tercatat, hanya 20 persen penduduk kaya Indonesia yang menikmati manfaat pertumbuhan ekonomi dalam 10 tahun terakhir. Sementara itu, sisanya atau 80 persen tidak memperoleh manfaat apapun.

-Indonesia banyak dicontoh dan diapresiasi karena banyak mencapai keberhasilan pembangunan.

-Pertumbuhan ekonomi Indonesia konsisten di tengah kondisi global yang tidak mudah dan jumlah penduduk miskin juga menurun. -Masih banyak masalah yang perlu menjadi perhatian agar pembangunan ekonomi lebih berkelanjutan, terutama terkait masalah kesenjangan.

6.Veronica Saptarini selaku Ketua Forum CSR Lampung membacakan sejumlah perusahaan di Lampung ikut ambil bagian. Seperti PT PLN, Nestle, Jasa Raharja, GGP, dan belasan perusaahan besar lainnya.

7.penyerahan penghargaan UKM CSR. 

8.penyerahan sosial Dan lingkungan Dan pelaku bisnis. 

9.penyerahan suistanibility kepada pt nestle oleh Menko Dan Gubernur Lampung. 

10.Sambutan tokoh lampung juga sebagai penasehat issei Yusuf Barusman:

-Di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, perekonomian Provinsi Lampung semakin tumbuh pesat.

-Berdasarkan data BPS Lampung pertumbuhan ekonomi Lampung 5,03, di atas rata-rata nasional 5,01. Demikian juga dengan pertumbuhan investasi yakni 5,78 naik drastis dari tahun lalu yang hanya 1,40.

-Di tengah pencapaian ekonomi dan investasi,Lampung masih ada ketimpangan sosial. Ini jadi kegelisahan karena dari 9 juta penduduk Lampung, masih ada sekitar 13 persen penduduk Lampung yang miskin.

-Kemiskinan jadi momok bagi kita semua. Kalau kita lihat ketimpangan itu juga berasal dari disparitas di masing-masing kabupaten/kota. Di Lampung, dari 15 kabupaten/kota tapi hanya 4 yang berkontribusi besar terhadap Lampung. 

-Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam peningkatan IPM Lampung  yang masih rendah. Menurutnya, kerendahan IPM juga ada relevansi dengan kemiskinan di tiap daerah.

-Ada daerah yang pertumbuhan ekonomi tinggi, namun disisi lain juga ada persentasi kemiskinan yang tinggi juga. Ini perlu diperhatikan, yaitu  disparitas kabupaten/kota tadi, terutama konektifitas daerah kepada sumber-sumber produksi. 

10.sambutan gubernur lampung:

-Pemprov melakukan penanggunangan kemiskinan dengan melihat potensi yang ada.

-Lampung  separuh penduduknya hidup dari sector pertanian. Maka, untuk meningkatkan perekonomian aykni dengan meningkatkan hasil pertaniannya.

-Cara yang paling mudah adalah membangun dari pinggiran (pedesaan) sebagai sumber pertanian.

-Yang paling mendasar adalah menyiapkan kebutuhan air sebanyak-banayaknya. Kalau kemarau, hasil pertanian akan minim, tetapi dengan air yang cukup bisa naik 2-3 kali lipat,” jelasnya.

-Gubernur berharap, dari seminar nasional ini muncul pemikiran-pemikiran dari para pengurus ISEI daerah se-Indonesia, untuk memberikan dukungan kepada pemerintah daerah.

-Tugas utama pemerintah daerah untuk mensejahterakan warga masyarakat, tetapi di pemerintah daerah tidak ada lembaga khusus untuk mengentaskan kemiskinan, misalnya dinas pengentasan kemiskinan gak ada. Adanya dinas teknis.

-Hasil seminar ini bisa dilanjutkan ke Bapedda untuk merancang satu rancangan ke depan untuk pengentasan kesenjangan sosial. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *